D4-Arsitektur Bangunan Gedung

TENTANG PROGRAM STUDI D4 ARSITEKTUR BANGUNAN GEDUNG

Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung merupakan sebuah program studi dengan jenjang pendidikan Diploma-4 di bidang arsitektur yang didirikan tahun 2016. Saat ini di bawah pengelolaan Jurusan Teknik Arsitektur.

Program studi ini didirikan dalam rangka atas memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang arsitektur di Kalimantan Barat.

Program Studi Teknik Arsitektur adalah program studi yang sudah memiliki Izin Operasional dari Dikti dengan nomor izin Surat Keputusan nomor: 100/KPT/I/2015 tanggal 18 November 2015.

Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung saat ini dipimpin oleh :

1. 2016 – sekarang : Yudhiarma, ST,MT

MISI DAN TUJUAN PROGRAM STUDI ARSITEKTUR BANGUNAN GEDUNG
Seperti yang telah dijelaskan di atas, misi dari Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung ini adalah “Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian terapan bidang arsitektur bangunan gedung dengan menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi dan seni (IPTEKS) maupun sumber daya lainnya yang ada untuk meningkatkan pembangunan di wilayah Provinsi Kalimantan Barat pada khususnya dan Indonesia secara umumnya.” Sehingga dapat terlihat kekuatan dari misi ini adalah mulai munculnya kesadaran berarsitektur di masyarakat yang membuat terbukanya lapangan pekerjaan di bidang arsitektur dan bangunan gedung, seiring dengan perkembangan pembangunan di Kalimantan Barat yang semakin baik dari tahun ke tahun. Kesadaran berarsitektur ini tidak hanya muncul di lingkungan pemerintahan, tapi juga di bidang swasta yang justru lebih besar lagi potensinya.

KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI ARSITEKTUR BANGUNAN GEDUNG
Untuk capaian pembelajaran bisa dilihat dari kompetensi utama dalam kurikulum di Program Studi Arsitektur Bangunan Gedung Diploma IV, Politeknik Negeri Pontianak dapat dijelaskan sebagai berikut, yaitu :

a) Memiliki alur berpikir arsitektur yang runtut dan konsisten sesuai dengan kompetensi yang dituntut dalam pendidikan arsitektur sebagai basis menuju jenjang profesi arsitektur yang baku.
b) Mampu merencanakan dan merancang bangunan gedung yang memiliki nilai arsitektural berlantai rendah (maksimal 4 lantai) dan berlantai tinggi, baik untuk kasus single building (bangunan tunggal) maupun multimassa (bangunan banyak) dalam skala mezo.
c) Mampu menuangkan ide dan gagasan dalam informasi gambar arsitektur maupun berupa konsep arsitektur baik secara manual maupun digital.
d) Mampu menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya), membuat penawaran pekerjaan dan membuat time schedule pekerjaan.
e) Mampu menjadi asisten arsitek atau arsitek (untuk karir keprofesiannya) dalam rancang bangunan arsitektur.
f) Mampu dan trampil menjadi pelaksana lapangan dengan tingkat teknologi sederhana hingga menengah untuk pekerjaan bidang arsitektur.

Kemudian untuk lingkup kompetensi penunjang dalam kurikulum di Program Studi Arsitektur Diploma IV, Politeknik Negeri Pontianak dapat dijelaskan sebagai berikut yaitu :
a) Kompetensi Penunjang Secara Manual
– Mampu menggunakan perangkat pendukung penggambaran manual, sesuai dengan tingkat kedalaman informasi gambar yang dituntut
– Mampu mengorganisasikan informasi arsitektur dalam lembar gambar, mengikuti alur proses perancangan yang runtut dan bersinambungan, yang mendukung tuntutan sebuah gambar kerja konstruksi.
– Mampu menuangkan ide dan gagasan dalam konsep serta bisa mengembangkan sintesa rancangan arsitektur melalui kemampuan sketsa tangan (free hand).
Trampil dalam meyajikan informasi gambar arsitektur sesuai dengan ketentuan pembakuan di bidang jasa konstruksi.
b) Kompetensi Penunjang Secara Digital
– Mampu menggunakan perangkat pendukung penggambaran digital, sesuai dengan tingkat kedalaman informasi gambar yang dituntut, baik secara 2 (dua) dimensi melalui program CAD mauapun 3 (tiga) dimensi melalui program 3DMax. serta perangkat lunak lainnya yang berbasis pada penyajian informasi arsitektur.
– Mampu mengorganisasikan informasi arsitektur dalam lembar gambar, mengikuti alur proses perancangan yang runtut dan bersinambungan, yang mendukung tuntutan sebuah gambar kerja konstruksi.
– Mampu mentranformasikan ide dan gagasan konsep dari sketsa tangan ke dalam format digital (tanpa hilang substansi ide dan gagasan) serta mengembangkan sintesa rancangan arsitektur melalui dukungan perangkat penggambaran digital yang ada.
– Trampil dalam meyajikan informasi gambar arsitektur sesuai dengan ketentuan pembakuan di bidang jasa konstruksi, khususnya dalam format digital.

Kemudian untuk lingkup kompetensi lain-lain dalam kurikulum di Program Studi Arsitektur Diploma IV, Politeknik Negeri Pontianak dapat dijelaskan sebagai berikut yaitu :
– Mempunyai dan menguasai pengetahuan tentang wawasan kewirausahaan atau enterprenuership dan leadership.
– Mempunyai wawasan lingkungan.