D3-Teknik Arsitektur

TENTANG PROGRAM STUDI D3 TEKNIK ARSITEKTUR

Program Studi Teknik Arsitektur merupakan sebuah program studi dengan jenjang pendidikan Diploma-3 di bidang arsitektur yang didirikan tahun 2000. Awalnya berada di bawah Jurusan Teknik Sipil dan Perencanaan, namun pada tahun 2011 menjadi di bawah pengelolaan Jurusan Teknik Arsitektur dan Perencanaan.

Program studi ini didirikan atas kerjasama antara Politeknik Negeri Pontianak, Pemerintah daerah dan Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) dengan tujuan memenuhi kebutuhan tenaga ahli di bidang arsitektur di Kalimantan Barat.

Program Studi Teknik Arsitektur adalah program studi yang sudah memiliki Izin Operasional dari Dikti dengan nomor izin 4020/D/T/K-N/2009 yang berlaku dari tanggal 10 Desember 2009 dan harus diperpanjang sebelum 22 Maret 2013.

Selain itu Program Studi Teknik Arsitektur telah mendapatkan akreditasi dengan nilai Akreditasi “B” dari BAN-PT dengan nomor 029/BAN-PT/Ak-IX/Dpl-III/III/2010.

Program Studi Teknik Arsitektur telah mengalami perubahan kepemimpinan selama 5 kali dengan rincian sebagai berikut :

1. 2000-200x : Ir. Anna Widjajanti
2. 200x – 200x : Taufik Wibowo, ST
3. 200x – 20xx : Ir. Muhammad Hidayat, IAI
4. 2009 – 2011 : Chandra Bayu, ST,MT,IAI
5. 2011 – 2012 : Yudithya Ratih, ST,MT
6. 2012 – 2016 : Jockie Zudhy Fibrianto, ST,MT
7. 2016 – sekarang : Agus Susanto, ST

 

VISI PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR
Pada tahun 2020 Program Studi Arsitektur sebagai bagian integral dari Politeknik Negeri Pontianak merupakan penyelenggara pendidikan dan penelitian terapan arsitektur yang aktif dan berjaya di tingkat nasional maupun internasional, menghasilkan lulusan yang kompeten dalam berkarya maupun melaksanakan pekerjaan di bidang konstruksi dan seni, memiliki sikap percaya pada kemampuan diri, amanah dalam memikul tanggung jawab, santun dalam bertindak, dan tanggap terhadap perubahan jaman, serta idealis dalam menjunjung tinggi nilai-nilai dan moral, etika, kebudayaan, dan kemanusiaan.

MISI PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR
Menyelenggarakan pendidikan dan penelitian arsitektur bidang perencanaan dan perancangan bangunan gedung secara sehat dan dinamis dengan mendayagunakan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni (IPTEKS) maupun sumber daya lainnya yang ada secara maksimum guna menunjang upaya pembangunan nasional khususnya di wilayah Propinsi Kalimantan Barat, untuk meningkatkan kesejahteraan hidup masyarakat.

TUJUAN PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR
Menghasilkan lulusan yang kompeten di bidang perencanaan dan perancangan bangunan gedung dengan kemampuan merencanakan dan merancang karya arsitektur, menganalisa anggaran biaya bangunan gedung dan pengawasan pekerjaan konstruksi.

KOMPETENSI LULUSAN PROGRAM STUDI TEKNIK ARSITEKTUR

(A). Kompetensi Teori

  1. Memiliki alur berpikir arsitektur yang runtut dan konsisten sesuai dengan kompetensi yang dituntut dalam pendidikan arsitektur sebagai basis menuju jenjang profesi arsitektur yang baku.
  2. Mampu merencanakan dan merancang bangunan arsitektur berlantai rendah (maksimal 4 lantai), baik untuk kasus single building (bangunan tunggal) maupun multimass (bangunan banyak) dalam skala mezo (kawasan).
  3. Mampu menuangkan ide dan gagasan dalam informasi gambar arsitektur baik secara manual maupun digital.
  4. Mampu menyusun RAB (Rencana Anggaran Biaya), membuat penawaran pekerjaan dan membuat time schedule pekerjaan.
  5. Mampu menjadi asisten arsitek (untuk karir keprofesiannya) dalam rancang bangunan arsitektur.
  6. Mampu dan trampil menjadi pelaksana lapangan dengan tingkat teknologi sederhana hingga menengah untuk pekerjaan bidang arsitektur.

(B). Kompetensi Penggambaran Manual

  1. Mampu menggunakan perangkat pendukung penggambaran manual, sesuai dengan tingkat kedalaman informasi gambar yang dituntut.
  2. Mampu mengorganisasikan informasi arsitektur dalam lembar gambar, mengikuti alur proses perancangan yang runtut dan bersinambungan, yang mendukung tuntutan sebuah gambar kerja konstruksi.
  3. Mampu menuangkan ide dan gagasan dalam mengembangkan sintesa rancangan arsitektur melalui kemampuan sketsa tangan (free hand)
  4. Trampil dalam meyajikan informasi gambar arsitektur sesuai dengan ketentuan pembakuan di bidang jasa konstruksi.

(C). Kompetensi Penggambaran Digital

  1. Mampu menggunakan perangkat pendukung penggambaran digital, sesuai dengan tingkat kedalaman informasi gambar yang dituntut, baik secara 2 (dua) dimensi melalui program CAD mauapun 3 (tiga) dimensi melalui program 3DMax. serta perangkat lunak lainnya yang berbasis pada penyajian informasi arsitektur.
  2. Mampu mengorganisasikan informasi arsitektur dalam lembar gambar, mengikuti alur proses perancangan yang runtut dan bersinambungan, yang mendukung tuntutan sebuah gambar kerja konstruksi.
  3. Mampu mentranformasikan ide dan gagasan dari sketsa tangan ke dalam format digital (tanpa hilang substansi ide dan gagasan) serta mengembangkan sintesa rancangan arsitektur melalui dukungan perangkat penggambaran digital yang ada.
  4. Trampil dalam meyajikan informasi gambar arsitektur sesuai dengan ketentuan pembakuan di bidang jasa konstruksi, khususnya dalam format digital.

—masih dalam proses editing—